JOIN FIELD TRIP IATMI SM UI-TRISAKTI
Pertamina EP Field Prabumulih, Region Sumatra
11-14 Juli 2011
Pada 11-14 Juli 2011 yang lalu,telah sukses diselenggarakan acara bersama antara IATMI SM Trisakti dan IATMI SM UI, berupa join field trip(kunjungan lapangan) ke lapangan Prabumulih, Pertamina EP, regional Sumatera Selatan. Acara ini diikuti oleh 28 orang anggota IATMI SM UI dan IATMI SM Trisakti,
bersama dengan 2 orang dosen pendamping dari masing-masing universitas. Kegiatan yang dilakukan selama acara ini, antara lain mengunjungi Sumur Gas Lembak, Stasiun Pengumpul (SP) Lembak, SP PMB & Rig N80B, Sumur PMB p-6/PMB-22, Gudang Logistik, Pusat Pengumpul Produksi (PPP) dan Stasiun Pengumpul Talang Jimar. Selain kunjungan lapangan, terdapat sesi presentasi yang dibawakan oleh pihak Pertamina EP Field Prabumulih. Topik yang diberikan berupa materi mengenai Health, Safety and Environment (HSE), Supply Chain Management (SCM), danFormation Damage.
Rangkaian acara field trip dibuka dengan sambutan dari pihak Pertamina EP Region Sumatera, perwakilan IATMI SM UI, serta IATMI SM Trisakti. Pembukaan dilanjutkan dengan penjelasan singkat mengenai PT. Pertamina (Persero) meliputi overview mengenai PT. Pertamina EP. PT. Pertamina EP merupakan perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan usaha di sektor hulu bidang minyak dan gas bumi, meliputi eksplorasi dan eksploitasi. Wilayah kerja (WK) Pertamina EP seluas 140 ribu km2 merupakan limpahan dari sebagian besar Wilayah Kuasa Petambangan Migas PT. PERTAMINA (PERSERO), yang terbagi dalam 3 Region, yakni Region Sumatera, Region Jawa dan Kawasan Timur Indonesia (KTI). Operasi ketiga Region terbagi ke dalam 12 Field Area yakni Rantau, Pangkalan Susu, Lirik, Jambi, Prabumulih dan Pendopo (Region Sumatra); Subang, Jatibarang dan Cepu (Region Jawa); serta Sangatta, Bunyu dan Papua (KTI).
Proses eksplorasi, eskploitasi dan produksi PT. Pertamina EP meliputi proses drilling, produksi minyak dan gas pada sumur, proses pada Stasiun Pengumpul (SP) dan proses pada Pusat Pengumpulan Produksi (PPP). Proses drilling dilakukan untuk mendapatkan sumber minyak dan gas yang kemudian dikembangkan menjadi sumur produksi. Pada beberapa sumur produksi, khususnya sumur produksi minyak bumi, terdapat berbagai jenis artificial lift yang digunakan seperti electrical submersible pump (ESP) dan gas lift, sedangkan untuk sumur gas tetap berproduksi secara natural flow.

Hasil minyak dan gas yang diperoleh dari sumur produksi dialirkan menuju Stasiun Pengumpul (SP) yang merupakan stasiun pengumpul sementara. Pada setiap SP dilakukan proses pengukuran volume produksi, pemisahan tahap awal, dan juga pemompaan menuju ke Pusat Pengumpul Produksi (PPP) untuk minyak yang diproduksi. Sedangkan untuk gas yang diproduksi langsung dialirkan menuju konsumen.
Pada Pusat Pengumpul Produksi (PPP), diproduksi crude oil yang telah dipisahkan dari kandungan air, gas, dan pasir melalui proses chemicaldan mechanical separation. Crude oil hasil separasi tersebut kemudian dialirkan menuju Pertamina Refinery Unit (RU) Plaju, Sumatera Selatan untuk dilakukan proses pengolahan lebih lanjut. Jumlah gross production dari PPP field Prabumulih kurang lebih mencapai 45.000 BPD.
Selain menggunakan artificial lift, pada beberapa sumur produksi minyak bumi Field Prabumulih juga menggunakan teknologi waterfloodinguntuk meningkatkan produksi. Teknologi ini dilakukan dengan menginjeksikan kembali air yang terproduksi bersama minyak ke dalam lapisan batuan, dengan terlebih dulu dilakukan beberapa treatment terhadap air yang akan diinjeksikan tersebut. Treatment yang dilakukan secarachemical, antara lain dengan penambahan corrosion and scale inhibitor dan emulsifier. Injeksi air dilakukan untuk menjaga tekanan pada reservoir sehingga tetap dapat mengalirkan fluida dari subsurface ke surface.

Akhir kata, terlaksananya acara ini mampu dan berhasil memperluas pengetahuan para peserta secara khususnya mengenai oil and gas. Para peserta yang datang dengan senang dan pulang dengan senang, tentunya telah membawa pulang sejumlah kenangan menarik selama berada di Prabumulih. Di samping itu, suksesnya penyelenggaraan acara ini juga menandai babak baru dalam hubungan kerja sama antara SM UI dan SM Trisakti. Diharapkan dari kerja sama ini, akan selalu terbina hubungan yang harmonis dan sinergis antar kedua SM, serta terbukanya peluang untuk menjalin kerjasama lainnya di kemudian hari.
Article by Glifanny Ramadhani
edited by Journalistic Team of IATMI SM UI